Audio
Dulu menjadi produser musik seperti Erwin Gutawa, Anang atau Pharrel mungkin cuma impian kosong. Yang terbayang di kepala kita adalah bikin musik itu ribet dan butuh biaya yang luar biasa mahal. Harus beli seperangkat alat bandlah, mixer yang canggihlah, yang kayaknya baru bisa terwujud kalau tabungan sudah segunung.
Belakangan, banyak musisi indie yang tampaknya gampang gampang aja tuh memproduksi musik dengan alat yang minimal. Misalnya Goodnight Electric, Stereomantic atau Ape on the Roof yang personilnya lebih dari tiga orang. Mereka mampu meracik musik asyik dengan bunyi-bunyian lengkap, tapi biayanya cukup terjangkau. Hm, apa rahasianya ya?
Tenang, Kita juga bisa kok seperti mereka. Cukup dengan software komputer, kita bisa mulai bikin dan rekam lagu kreasi sendiri. Kita nggak harus memainkan alat musik karena komputer bisa membantu kita jadi komposer jempolan. Bahkan kita dapat menambahkan efek-efek keren dalam lagu yang kita buat sesuka hati. Meski terdengar canggih, prosesnya nggak ribet lho. Asal mau rajin mengutak atik, pasti dapat deh hasil yang kita inginkan. Lagi pula, pilihan softwarenya segudang!
Jadi Komposer Handal
Bagiyang ingin merekam bunyi alat musik di komputer, program audio editing siap di ajak bekerja. Tapi sebelumnya, kita harus punya soundcard untuk merekam audio dari instrumen ke komputer. Kartu elektronik ini di pasang di bagian dalam komputer. Setelah menginstal program ini, kita bisa langsung merekam dan mengedit audio. Soundcard yang agak mahal, sudah mampu menangani audio input dan output secara real-time. Soundcard kelas standar juga bisa merekam sih, tapi kadang sering terjadi delay. Misalnya, saat kita memainkan gitar dan menggabungkannya dengan suara drum dari komputer, audio yang keluar kadang tidak sinkron. Untuk mengatasinya, kita perlu menambah perangkat mixer untuk membantu permainan alat musik tersebut. Kebanyakan program audio akan memberi daftar merk mixer yang mendukungnya. Kalau mau mengoleksi jenis mixer yang murah, bisa klik Mackie Design (www.mackie.com) .
Program audio editing GarageBand, keluaran Apple. GarageBand memiliki banyak fitur penting untuk musisi pemula. Pada software ini, kita dapat memasukkan audio dari berbagai jenis instrumen karena dilengkapi banyak track perekaman, plus instrumen software. Untuk memperkaya instrumen kita, beli aja cd berisi ratusan audio effect yang bisa langsung di pakai. Pilihan lainnya, kita tancapkan instrumen ke komputer lalu masukkan ke program untuk di sinkronisasikan dengan instrumen audio di komputer. Kita pun dapat mengedit setiap track secara terpisah. Nah, sudah nggak pusing lagikan cari cara untuk dapay bikin musik sendiri? Dengan banyaknya pilihan progra audio dan fitur yang relatif lengkap, kita pasti lebih semangat untuk memproduksi musik sendiri. So, nggak perlu menunggu tabungan sampai segunung lagi, kan?
Mau sekalian karaoke? Bisa! Untuk memasukkan instrumen audio ke komputer, colokkan aja kabel dari instrumen ke port microphone di soundcard. Tentu jack dari instrument audio harus di sesuaikan dengan ukuran port microphone di komputer, yaitu sebesar 3,5mm. Hebatnya, kita dapat memperbaiki kualitas pitch suara kita hanya dengan menggeser slider bar. Gampang banget, kan? Masih ada kelebihan lain lho! GarageBand juga dapat menampilkan track dalam bentuk notasi musik, bahkan saat kita memainkan musik. Mau menjadikan keyboard komputer sebagai keyboard piano juga bisa lho. Sayangnya, GarageBand ini hanya mendukung komputer yang memiliki sistem operasi Mac saja.
Meski demikian,pengguna Windows nggak perlu kecil hati karena sebenarnya pilihan softwarenya lebih banyak. Salah satu yang menarik adalah Cakewalk Music Creator. Tampilan program ini mirip dengan gaya studio profesional. Namun, Cakewalk menjanjikan kemudahan pengguna dengan segudang fitur dan efek yang mengajak kita berani melakukan eksplorasi musik lewat software.
Tancapkan saja gitar atau instrumen musik kita ke komputer lewat jack microphone, lalu tekan record. Kita dapat langsung mengedit suaranya di program ini. Program ini juga menampilkan drum Editor Piano roll atau notasi seperti layaknya proses pengeditan bergaya profesional. Ada juga fitur Virtual Piano, sehingga kita mengubah peran keyboard komkputer menjadi keyboard MIDI. Hasil rekamannya dapat di simpan dalam format MP3, Real Audio, WAV dan WMA. Setelah puas mengedit dan memproduksi audio yang bagus, Cakewalk Musik Creator juga menyediakan fitur playlist dan burning ke CD. Wah, lengkap banget, kan?
Jangan lupa juga mencoba program Steinberg Nuendo. Program ini memberi pengalaman yang menarik sejak kita menginstall-nya. Kita akan ditemani hentakan musik yang di mainkan selama proses instalasi, biar kita nggak bosan menunggunya. Meski relatif lama, pengorbanan menunggu terbayar dengan fasilitas yang lengkap. Nggak hanya mengedit audio, seperti pada GarageBand dan Cakewalk, Nuendo juga mengajak kita mengedit file audio dari video, atau bahkan mengganti file audio tersebut seluruhnya. Bahkan, kita bisa menambahkan efek-efek yang lebih kaya dalam video di program audio editing. Serunya lagi, Nuendo dapat di mainkan pada komputer berbasis windows maupun Mac lho.
Serupa dengan Nuendo adalah program Acid Music yang di lengkapi banyak file audio yang bisa kita coba dan kembangkan adalam karya sendiri. Pada versi yang paling baru, Acid Music juga akan mendukung file video dan MIDI. Ck ck ck… benar-benar canggih dan banyak pilihan, ya?
